Pengecekan Ulang Batas Wilayah Tahap I

JAYAPUTRA (16/11/2018) – Batas wilayah administrasi pemerintah desa menjadi salah satu kepastian penting dalam pengelolaan wilayah beserta sumberdaya nya. Pada kenyataannya dari sekitar 80.000 jumlah desa (dan kelurahan), baru sebagian kecil saja yang telah memiliki batas desa yang  telah ditetapkan dan ditegaskan.

Batas desa adalah batas yang memisahkan satuwilayah administrative pemerintahan desa dengan wilayah administrative yang menjadi kewenangan pemerintahan desa yang lain. Tata batas desa menunjukkan keberadaan suatu desa yang menurut peraturan dan perundangan yang berlaku harus disertai peta batas wilayah. Batas desa merupakan rangkaian titik-titik koordinat yang berada pada permukaan bumi dapat berupa tanda-tanda alam seperti igir/punggung gunung/pegunungan (watershed), median sungai dan /atau unsur buatan dilapangan yang dituangkan dalam bentuk peta.

Dasar Hukum atau peraturan perundang-undangan yang mengatur kegiatan penataan desa, khusus tentang penetapan dan penegasan batas desa, masih merujuk pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 45 Tahun 2016 tentang Penetapan dan Penegasan Batas Desa, selanjutnya disingkat Permendagri No. 45 Tahun 2016. Permendagri tersebut memuat aturan-aturan tentang tata cara penetapan dan penegasan batas desa, organisasi pelaksana, proses pengesahan hasil dan penyelesaian sengketa.

Permendagri No. 45 Tahun 2016 membedakan apa yang disebut sebagai penetapan dan penegasan dalam proses penataan batas wilayah administrasi desa. Penetapan berarti menentukan batas di atas sebuah peta, yang disebut sebagai penentuan batas secara kartometris. Sementara, penegasan adalah meletakkan tanda batas dilapangan.

Dan untuk Wilayah desa Jayaputra sendiri terbagi dari 3 kedusunan yang mana di antaranya Dusun I Jareged yang terdiri dari 4 RT , Dusun II Cibatu 5 RT, dan Dusun III Cibatu Urug terdiri dari 6 RT. Kemarin Rabu, 14 November 2018 para kepala dusun dan operator desa jayaputra melakukan penelusuran ulang batas wilayah Desa Jayaputra serta melakukan digitasi awal melalui aplikasi sederhana OruxMap.

Area Persawahan Dusun III Cibatu Urug

Ada pun beberapa kendala dalam melakukuan penelusuran/pengecekan batas wilayah itu di antaranya ada beberapa lahan/tanah sawah yang merupakan bagian dari Desa Jayaputra di klaim sebagai area wilayah desa lain sehingga kami pun menemukan kesulitan pada saat melakukan pencatatan hasil pengecekan tersebut.

Proses pengecekan/penelusuran dimulai dari titik awal Dusun I Jareged dari mulai sawah, jalan raya, hutan hingga sungai yang tertutup oleh Semak belukar serta tanaman-tanaman yang riskan terdapat banyak hewan yang berbahaya. Lalu di lanjutkan menuju dusun II dan III yang mana titik akhir berada di titik awal saat melakukan penelusuran dan belum menemukan luas wilayah keseluruhan karena perlu proses upload hasil dari tracking GPS terlebih dahulu.

Proses Pencatatan Batas Wilayah Antara Desa Jayaputra – Desa Sirnasari

( Rizki Restu Fauzi )

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan