Asal Muasal Nama “Hastawangi” dan Berbagai Keseruan Pandu Desa Hastawangi Kecamatan Sariwangi

JAYAPUTRA (19/11/2018). Kegiatan Pelatihan dan Bimbingan Teknik Pengelolaan Sistem Informasi Desa se-Kabupaten Tasikmalaya pelatihan terbagi dalam 2 (dua) sesi kegiatan yakni pada tanggal 24 – 29 September 2018 untuk sesi pertama dan tanggal 5 – 7 November 2018 untuk pelatihan sesi kedua. Terdapat 5 (lima) materi kecakapan dalam kegiatan pelatihan tersebut diantaranya : Pemetaan Desa, Internet Sehat, Jurnalisme Desa, Kependudukan, Kemiskinan dan Posyandu serta Akuntansi Keuangan Desa.

Pelatihan dan Bimbingan Teknik Pengelolaan Sistem Informasi Desa. (dok : tim BP2DK)

Pada hari senin tanggal 24 september 2018, Pandu Desa Kecamatan Sariwangi bertolak menuju Kampung Cinunjang Desa Mandalamekar Kecamatan Jatiwaras Kabupaten Tasikmalaya untuk mengikuti kegiatan Pelatihan dan Bimbingan Teknik Pengelolaan Sistem Informasi Desa se-Kabupaten Tasikmalaya sesi pertama. Kegiatan pelatihan sesi pertama tersebut berakhir pada hari sabtu tanggal 29 September 2018. Materi kegiatan dalam sesi tersebut diantaranya Internet Sehat, Jurnalisme Desa (terkait Website Desa), dan Pemetaan Desa.

Sepekan setelah kegiatan ini berakhir, Pandu Desa kecamatan Sariwangi masih tetap saling berkomunikasi untuk saling bertukar pendapat, saling berbagi ilmu, bahkan saling membantu mempelajari website, membantu Pandu Desa lainnya jika terkendala dalam koneksi internet dalam posting berita, atau pun belajar bersama tentang pemetaan dan lain sebagainya yang berhubungan dengan SIDEKA. Semenjak itu Pandu Desa Kecamatan Sariwangi semakin berkomunikasi dan bertemu untuk saling membantu menyelesaikan tugas sebagai Pandu Desa dengan tujuan untuk kemajuan desa-desa yang berada di kecamatan Sariwangi. Dengan visi dan misi yang sama Pandu Desa Kecamatan Sariwangi ingin memiliki identitas lebih untuk saling mendukung kemajuan dan saling membantu informasi antar Desa di Kecamatan Sariwangi.

Tepat tanggal 06 Oktober 2018 Pandu Desa Kecamatan Sariwangi mendeklarasikan nama mereka menjadi Pandu Desa Hastawangi Kecamatan Sariwangi. Nama Hastawangi terdiri dari kata Hasta dan Wangi. Kata Hasta yang berarti 8 (delapan), karena Kecamatan Sariwangi terdiri dari 8 (delapan) Desa. Sedangkan kata Wangi diambil dari Nama Kecamatan yakni Sariwangi, Wangi sendiri berarti Harum atau Sedap. Hastawangi dapat diartikan Delapan Desa dari Kecamatan Sariwangi. Jadi, Pandu Desa Hastawangi artinya Komunitas relawan dari 8 (delapan) Desa yang berada di Kecamatan Sariwangi yang memiliki visi dan misi yang sama untuk mengharumkan/mendorong kemajuan Desa-Nya.

Guruh Yudha A. salah satu Pandu Desa Hastawangi yang memberi nama “Hastawangi”. (dok : gyamphkanp)

“Dalam bahasa Jawa Hasta itu berarti Delapan dan Wangikependekan dari kata Sariwangi. arti secara keseluruhan dari HASTAWANGI adalah Delapan Desa yang berada di Kecamatan Sariwangi yang ingin mengharumkan (memajukan) Desa-Nya” ungkap Guruh Yudha A., salah satu Pandu Desa Hastawangi yang dituakan oleh para Pandu lainnya. “Saya mendapatkan ilham untuk memberi Nama HASTAWANGI sebenarnya bukan ditempat yang tepat untuk merenung atau berpikir. Waktu dan tempat saya mendapatkan nama itu (Hastawangi-red) tidak layak Saya sebutkan, pokoknya rahasia” ujar lelaki yang usianya paling tua di antara Pandu Desa Hastawangi sambil tertawa. Ternyata tempat dan waktu Dia mendapatkan ilham untuk memberikan identitas Pandu Desa Kecamatan Sariwangi yang bernama Hastawangi masih misteri dan mungkin hanya Dia yang tahu. Namun dibalik semua itu semoga dengan nama Hastawangi dapat memberikan berkah untuk para Pandu Desa-nya, yang konon menurut kepercayaan China angka delapan adalah angka sempurna dan membawa keberuntungan.

HASTAWANGI gabungan bebrapa huruf dari nama-nama Desa yang berada di Kecamatan Sariwangi. (dok & kreasi : Rizki Restu Fauzi)

Sepekan berselang beberapa Pandu Desa Hastawangi juga menafsirkan nama Hastawangi dengan memadukan huruf-huruf yang berasal dari nama-nama Desa yang berada di Kecamatan Sariwangi. “Nama HASTAWANGI sendiri kalau dipadukan dengan beberapa huruf dari 8 (delapan-red) Desa yang berada di Kecamatan Sariwangi juga bisa” ungkap Rizki Restu Fauzi Pandu Desa Hastawangi yang lainnya. “HA-S-T-A-W-A-N-GI untuk huruf H dan A berasal dari nama Desa sukaHArjaSdari sirnaSariT dari jayapuTraA dari jayarAtuWdari sariWangisatunya lagi dari nama Desa sukAmulihN dari linggasirNa dan yang terakhir huruf G dan I dari selawanGI” Dia menjelaskannya secara detail.

Tanggal 11 Oktober 2018 hari Kamis tepatnya, tim BP2DK mengirimkan 2 (dua) orang mentor yakni Kang Tedi dan Kang Taufik untuk mengevaluasi pembelajaran Pandu Desa Kecamatan Sariwangi tentang Materi Jurnalisme Desa yang terutama terkait Website Desa . Acara tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Sariwangi dengan dihadiri Pandu Desa Hastawangi.

Namun acara tersebut terhambat 3 (tiga) jam dari jadwal seharusnya pukul 09.00 WIB, karena pemadaman listrik serentak untuk wilayah Kecamatan Sariwangi, Leuwisari dan Padakembang yang disebabkan perbaikan menara sutet. Monitoring dan Evaluasi tersebut baru dimulai pukul 13.00 WIB setelah istirahat, shalat dan Makan Siang. Namun saat itu kembali terjadi lagi kendala yakni dengan koneksi internet yang kurang baik yang mengakibatkan proses log in ke website tidak dapat dilakukan. Pada akhirnya Pandu Desa Kecamatan Sariwangi berpindah tempat untuk kegiatan ini di Aula Kantor Kepala Desa Sirnasari.

Dengan kondisi seperti itu beberapa Pandu Desa Hastawangi mengeluhkan kejadian tersebut. Dari antusias dan keinginan belajar yang sangat kuat Pandu Desa Hastawangi, akhirnya dengan inisiatif beberapa pandu akhirnya memutuskan mencari tempat untuk mewadahi keinginan para pandu Desa basecamp dan memasang sarana internet secara swadaya. Pada tanggal 15 Oktober 2018 akhirnya Pandu Desa Hastawangi Kecamatan Sariwangi mendapatkan tempat untuk belajar, berbagi dan saling support antar Pandu Desa Hastawangi dan tidak menutup kemungkinan dengan Pandu Desa lainnya dari berbagai Desa dan Kecamatan.

Kang Uje (kiri) mentor materi Pemetaan dan Rizki Restu Fauzi (kanan) Pandu Desa Hastawangi. (dok : Ajay Arif Supriatna)

“Kepala Desa Jayaputra, Bapak Wawan Sutisnamerekomendasikan lantai 2 (dua) Kantor BUMDes Mekar Jaya untuk dijadikan base-camp Kami (Pandu Desa Hastawangi-Red)” ujar Rizki Restu Fauzi, Pandu Desa Hastawangi yang memiliki bakat melukis ini. “Saya juga sudah meminta izin Ketua Pengurus BUMDes Mekar Jaya, Ibu Enok Aksari, S.Pd. dan Alhamdulillah Dia mengizinkannya untuk dijadikan Basecamp Pandu Desa Hastawangi Kecamatan Sariwangi” ujar Agus Koharudin menyambung pembicaraan rekannya iru. Basecamp Pandu Desa Hastawangi Kecamatan Sariwangi berlokasi di Ruko BUMDes Mekar Jaya lantai 2 (dua) Jalan Cipondok Kampung Cibatu Rt. 001 Rw. 002 Desa Jayaputra kecamatan Sariwangi Kabupaten Tasikmalaya.

Basecamp Pandu Desa Hastawangi satu gedung dengan BUMDes Mekar Jaya Desa Jayaputra. (dok : Sri Suci A.)

Pada tanggal 5 – 7 November 2018 Pandu Desa Hastawangi kembali mengikuti kegiatan Pelatihan dan Bimbingan Teknik Pengelolaan Sistem Informasi Desa se-Kabupaten Tasikmalaya sesi kedua. Pada saat itu Pandu Desa Hastawangi sudah memiliki Identitas dengan memiliki jaket sebagai identitas Hastawangi. Selain tetap saling sharing dan saling bantu untuk aktivitas ke panduan Pandu Desa Hastawangi juga mengabadikan moment-moment nya kedalam video yang di unggah ke laman Youtube. Video-video keseruan Pandu Desa Hastawangi Kecamatan Sariwangi dapat dilihat dibagian bawah.

Semoga Pandu Desa Hastawangi tetap utuh dan bersatu dalam memajukan Desa dan mengembangkan potensi Desa serta potensi dalam pribadi Pandu Desa itu sendiri. Angka delapan adalah sebuah simbol keutuhan dan keterkaitan sesama Pandu Desa Hastawangi juga dengan Pandu Desa lainnya yang berada di Indonesia. Pandu Desa “Merdesa”. (gyamphkanp).

Facebook Comments
Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan